GARIS GARIS KEBIJAKAN
KAPITEL GENERAL SFIC 2013

het vuur van het begin

“Api pada permulaan”

Pengantar

Kesatuan kita dengan satu-samalain di dalam seluruh Kongregasi, dengan yang lainnya dan dengan seluruh ciptaan, berakar pada kesatuan kita dengan kehidupan dan kasih Allah.
Zuster Teresia telah memperlihatkan kepada kita dalam kehidupan dan pekerjaannya lewat motto “Demi Cinta Allah” tentang bagaimana kita dapat menyebarkan kehangatan, cinta dan cahaya dengan cara Fransiskan menginjili.

Bahwa api, yang bernyala dalam dirinya, telah diwariskan kepada kita dan masih bernyala dalam diri kita. Hal ini terungkap dalam langkah-langkah yang telah kita ambil, seperti pendirian Provinsi Selatan Filipina, dan sebelumnya pembentukan Misi Kenia dan sekarang perpindahan tempat kedudukan Dewan Pimpinan General.

Kita masih bernafas di dalam api yang sama. Kita mengusahakan “Demi Cinta Allah” melalui kehidupan, doa dan pekerjaan kita untuk memelihara nyala api dan memberikannya kepada orang yang kita jumpai, membuka diri untuk, dan terhadap seluruh realitas yang ada.

Sebelum Kapitel General, DPG mengadakan konsultasi dengan semua Suster dalam berbagai Provinsi dan Misi Kenia perihal masa depan kedudukan pusat kepemimpinan dengan menggunakan kriteria berikut :

1. Sudah ada komunitas SFIC di tempat tersebut se-bagai penghubung bagi integrasi DPG dengan orang-orang, kebudayaan, Gereja dan Masyarakat;

2. Tidak berada di tempat dimana terdapat Dewan Pimpinan Provinsi demi menghormati kewenangan Provinsi;

3. Demi mempertimbangkan krisis ekonomi global, wilayah yang dipilih harus memiliki rata-rata biaya hidup yang lebih rendah dan sedapat munkin lebih dekat secara geografis pada kebanyakan Provinsi sekaligus mengimbangi biaya pertemuan-pertemuan Internasional;

4. Suasana perpolitikan dan keagamaan wilayah, pun persyaratan-persyaratan Masuk Negara(bagi orang asing) tempat yang dipilih, supaya dipertimbangkan.

Api terus menyala dalam Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia kita, didalam cara kita sendiri, kita menghayati spiritualitas Fransiskan, dan berusaha menghayati spiritualitas Zuster Teresia van Miert, dan meneruskannya dari api yang masih bernyala dalam masing-masing kita.

Sebagai anggota-anggota Kapitel General kami berkumpul bersama pada tanggal 15 sd 30 Mei 2013 di Veghel, Nederland, untuk mendiskusikan kehidupan kita dalam Kongregasi, dipandu oleh tema Kapitel “Api Pada Permulaan”, dan merumuskan kebijakan-kebijakan baru untuk 4 tahun berikut demi memelihara nyala api.

Dewan Pimpinan General

Sebagaimana hasil konsultasi dan ungkapan keinginan suster-suster, Kapitel General memutuskan supaya tempat kedudukan Kepemimpinan Kongregasi di pindah ke Bangkok, Thailand, sesegera mungkin dalam 6 bulan pertama periode baru.

Sistim Jaringan Komunikasi kita bagi seluruh Kongregasi harus dibentuk sesegera mungkin di tempat baru tersebut. S 146c Konstitusi kita menghendaki supaya Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia senantiasa menyampaikan informasi perihal keprihatinan-keprihatinan mereka kepada DPG.

Selanjutnya, DPG mengangkat seorang Penghubung/Kontak Person untuk mengkoordinir pelatihan bagi suster-suster di Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia yang ditugaskan untuk mengelola database dan kearsipan. Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia akan memelihara bagian mereka pada database Kongregasi. Pengarsipan Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia ditata menurut sistim yang dipakai oleh Erfgoedcentrum Nederlands Kloosterleven di St. Agatha, dimana Warisan Kongregasi dari permulaannya sampai 1985 disimpan.

Harta Milik di Belanda adalah milik Provinsi Nederland. Namun, pekerjaan dari Komisi Khazanah-Warisan SFIC di Provinsi Nederland harus diteruskan oleh DPG dalam konsultasi dengan Dewan Pimpinan Provinsi Nederland (KHK 578).

Sesuai dengan S133.c,d Konstitusi kita, maka Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia akan menyampaikan laporan keuangan mereka yang telah diaudit kepada DPG yang akan menyiapkan analisis dan presentasinya kepada Kapitel General.

Kapitel General memutuskan jumlah yang sama untuk utusan terpilih dari Provinsi-Provinsi pada Kapitel General 2017 mendatang.

Direkomendasikan supaya Kapitel General 2017 diadakan di Nederland (S122)

Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia

Tidak ada misi-misi baru dibuka dalam 4 tahun mendatang. Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia berusaha memperkuat dan memperdalam spiritualitas mereka, kehidupan komunitas dan pelayanan sehari-sehari mereka, dan memelihara nyala api, demi meningkatkan jumlah panggilan kepada cara hidup kita.

Pendirian Provinsi Baru harus mengikuti persyaratan-persyaratan C103, C104 demi membantu perkembangan suster-suster menurut kekhasan Provinsi.
Provinsi-Provinsi dan Misi Kenia akan menyusun Statuta Provinsi mereka sendiri dan Pedoman Misi, dengan memperhatikan persyaratan-persyaratan untuk persetujuan (C148.5).

Wakil yang terpilih dari Misi Kenia tetap mengambil bagian dalam Kapitel Provinsi-Provinsi sebagai pengamat dan Pemimpin Misi dalam Kapitel General. Suster-suster misionaris di Misi Kenia melaksanakan hak suara mereka di Kenia.

Pembinaan

Dalam semangat pertobatan injili, konteks, isi dan pengolahan/proses dari program-program pembinaan awal dan lanjutan kita difokuskan pada pembatinan demi kesaksian hidup, dengan mempertimbangkan lintas-kebudayaan dan pengaruh-pengaruh multi-mass media serta globalisasi dunia.

Sesuai dengan tanggungjawab mereka sebagaimana diwajibkan oleh Konstitusi (C19,S20,S21,C36), para Pembina di pembinaan awal akan bertemu dalam pertemuan internasional sekurang-kurangnya satu kali dalam periode baru untuk mendalami spiritualitas mereka dan menguatkan kesaksian hidup mereka

Penutup

Kapitel General ke-8 Kongregasi kita mengakhiri tugas mereka dan dengan tulus berterimakasih kepada Zuster Teresia dan suster-suster pertama yang telah menyalakan api pertama di dalam hati mereka dari semula, menjadi inspirasi bagi kita untuk bergerak maju sebagai para perempuan-religius Fransiskan dalam waktu yang ditentukan Allah bagi kita, dimanapun kita telah ditanam.

Thailand memainkan peranan yang penting dalam Sejarah Kongregasi kita. Internasionalisasi struktur kepemimpinan terjadi dalam tahun 1985 sebagai hasil dari permintaan Thailand kepada kita untuk melayani di tempat tersebut. Tahun ini kedudukan Pusat Kongregasi akan dipindahkan ke Thailand.

Selama 169 tahun sejak pendirian kita, api pada permulaan diterima dengan gembira oleh semua Suster dimana pun mereka berada. Saatnya sudah tiba bagi Kepemimpinan Pusat untuk meneruskan kepemimpinan dari tempat baru tersebut ke arah cita-cita kehidupan religius dan misi yang diwariskan dari Zuster Teresia dan semua Suster yang mendahului kita.

Inilah Cinta Allah yang kita terima melalui Yesus Kristus dan Roh Kudus. Dinyalakan oleh Cinta Allah, marilah kita pergi untuk memancarkannya kepada mereka kepada siapa kita diutus, untuk mewartakan cinta penebusan-Nya, damai dan segalanya baik!

Kapitel General ke-8, Suster Fransiskus dari Perkandungan
Tak Bernoda Bunda Suci Allah

Moederhuis, Veghel, Belanda
Tanggal 15 – 30 Mei, 2013

sfic tree

boom